antusiasme pilpres

Image

Saat ini terasa benar hingar benar menjelang pemilihan capres Indonesia 2014-2019. Seperti kita tahu pilpres kali ini hanya terdapat 2 calon. Pak Prabowo dan Pak Jokowi. Dan saya merasa antusiasme pipres untuk kali ini amat besar. Dengan hampir tiap saat media, baik televisi, surat kabar elektronik maupun cetak menyiarkan kabar terbaru, info terupdate para capres-cawapres, dengan diiringi opini para pengamat, sudut pandang yang berbeda-beda, bahkan komentar seorang komentator, dikomentari dan dibahas pula. Semua ini secara langsung mengangkat antusiasme masyarakat dalam pilpres kali ini. Dan pengamatan saya, media-media yang dimiliki oleh notabene orang partai yang terafiliasi ke salah satu calon amat sangat saya sesalkan.Media yang seharusnya netral malah ditunggangi kepentingan pemilik media tersebut. Alhasil saya sangat sebal nonton salah satu media televisi, karena secara jelas dan gamblang mengangkat salah satu calon dan menjelek-jelkkan yang lain. Padahal media ini pula yang mengangkat jokowi dalam pilgub dki, dan secara tidak langsung mengangkat kepopuleran jokowi. Tapi sudahlah sebagai rakyat saya hanya bisa diam, mengkritisi lewat blog ini.

Kembali kepada antusiasme masyarakat dalam pilpres ini. Minggu lalu saat saya mudik ke kampung halaman, dikarenakan sudah malam, dan tidak ada angkutan umum, saya naik ojek. Di tengah malam dingin menusuk tulang, saya yang tidak pakai jaket menggigil kedinginan, namun sang tukang ojek memanaskan suasana dengan membahas pilpres. Menarik sekali mengikuti arahan pembicaraan sang tukang ojek. Beliau membahas berita-berita yang berseliweran di televisi  kita, mengangkat opini tokoh-tokoh yang berujung pada pilihan salah satu capres. Beliau, sang tukang ojek , mempengaruhi saya untuk memilih salah satu capres. Saya yang belum menentukan pilihan hanya mendukung perkataan sang tukang ojek, agar nyambung saja.

Betapa lapisan masyarakat bawah, yang diwakili tukang ojek pun antusias menyambut pilpres kali ini. Sehingga saya mengambil kesimpulan pilpres kali ini amat sangat populer, yang semoga menekan angka golput.

Jadi kesimpulannya, marilih kita pilih kandidat pilihan kita secara cerdas dan jernih, dan jangan diombang-ambingkan media-media yang terkadang tidak objektif memandang kandidat capres kita. Kita lihat rekam jejak yang bersangkutan, dan jika perlu kita sholat istikharah, agar pilihan kita tidak salah, sehingga Indonesia dapat berjaya 5 tahun yang akan datang.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: