Hore..Timnas menang…

idn

28 Juli 2011, Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia berhasil menggulung Turkmenistan 4-3. Dalam pertandingan yang amat menarik untuk ditonton ini Indonesia berhasil menampilkan permainan indah, setidaknya sampai babak pertama. Di babak pertama, Indonesia menguasai permainan, lini tengah yang dipunggawai Firman Utina, Ahmad Bustomi, dan M.Ridwan, berhasil mendikte jalannya pertandingan, sehingga pada menit 9′ Indonesia mencetak gol pertamanya melalui sundulan Christian “El Loco” Gonzales. Gonzales mampu dengan mudah menceploskan bola ke gawang Turkmenistan seusai menerima umpan matang M.Ilham dari sisi kiri pertahanan Turkmenistan. El Loco yang tak terkawal dengan mudah menaklukan kiper lawan. Setelah gol itu, Indonesia kembali menguasai permainan. Pada menit 20, melalui kerjasama apik, Boaz mampu menembus sisi kanan pertahanan Turkmenistan dan memberikan umpan matang kepada Gonzales yang sudah menunggu di kotak penalti, Gol, kedudukan 2-0 untuk Indonesia. Turkmenistan seakan putus asa menerima serangan bertubi-tubi Indonesia, ditambah kokohnya pertahanan Indonesia, turkmenistan terlihat mati kutu, sehingga mereka mengandalkan tendangan jarak jauh. Namun hal ini tidak efektif, karena Indonesia masih on fire, pada menit 40an, M.Nasuha berhasil menceploskan bola ke gawang Turkmenistan melalui gol indah dari luar kotak penalti. 3-0 untuk Indonesia.

Memasuki babak 2, Permainan terlihat menurun, Indonesia terlihat sudah kelelahan sehingga determinasi yang ditunjukkan pada babak pertama tidak terlihat di babak ini. Alhasil Turkmenistan mampu untuk berbalik menyerang Indonesia. Karena kurangnya konsentrasi para pemain belakang Indonesia, Bola korner dari turkmenistan membentur pemain belakang Indonesia, sehingga bola berbelok dan masuk ke gawang sendiri. 3-1. Indonesia seakan tersengat lagi, akhirnya Indonesia berhasil menceploskan gol lagi melalui kaki M.Ridwan memanfaatkan kejelian Boaz Solossa melihat ruang kosong depan gawang. Bola tendangan Ridwan meluncur deras dan tak mampu ditahan oleh kiper Turkmenistan.

Namun sekali lagi akibat lemahnya konsentrasi ditambah stamina yang sudah menurun, Turkmenistan mampu menjaringkan 2 gol dalam jangka waktu 5 menit, 82′ dan 86′. Suporter Indonesia terhenyak menyaksikan tim kesayangannya, dari semula amat superior menjadi di ujung tanduk, karena jika Turkmenistan menceploskan 1 gol lagi, tamatlah riwayat Indonesia. Namun untunglah Indonesia mampu unggul sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan.

Selamat Indonesia, namun perjuangan masih panjang, pertahankan permainan babak pertama buang mental babak 2. Insya Allah sepakbola Indonesia akan kembali bergairah jika permainan timnas seperti babak 1 kemarin.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: