Ditilang

Hari ini saya menyadari pentingnya bagi kita untuk selalu tahu mengenai hukum, pasal-pasal, penafsiran, sanksi dal lain2, Terutama mengenai hal yang sering kita lakukan. Saya kadang2 naik motor untuk kuliah, dan hal ini seharusnya membuat saya harus mengerti mengenai hukum2 lalulintas, dan trik serta tips ketika ditilang oleh polisi.

Gara2 ga tau mengenai tilang-menilang, pagi ini uang 150 rb saya menguap percuma dimakan oleh oknum polisi. Hal ini karena ketidaktahuan mengenai hukum ketika stnk motor saya belum diperpanjang. Ketika polisi tsb menyemprit kendaraan saya untuk minggir,dia seperti biasa menghormat dan minta liat sim + stnk. Saya kasih deh, saat itu saya benar2 ga tau kesalahan saya, maka saya sih calm aja. Eh tak disangka ternyata stnk saya udah kadaluarsa. Maka si polisi minta motor saya disita. saya yg ga tau masalah perhukuman, cm bisa nyengir membayangkan motor saya ditahan. Akhirnya saya debat2 sama polisi yang nilang saya. Setelah debat yang cukup panjang, saya ga sadar udah digiring ke perangkap tuh oknum, akhirnya pada saat2 terakhir dia nawarin untuk nitipin uang denda di pengadilan ke dia. Saat itu pikiran saya udah mumet, karena udah telat masuk kuliah, akhirnya karena saya udah bertekad untuk ga maen “damai2an” lagi, ane bayar tuh dengan duit jatah seminggu. Dan setelah saya bayar saya nanya ke polissinya, kok ga dikasih surat tilang, si polisi dengan kemampuannya silat lidah berhasil meyakinkan saya bahwa pada intinya dia benar (udah lupa gw dia ngomong apa). Akhirnya saya cabut dari tkp menuju kampus.

Setelah itu, saya iseng2 nyari UU lalulintas, dan apa yang saya dapatkan

Mau bagi2 info ni gan. Secara kita sering banget ngata2in polisi gara2 kena tilang dan tetek bengeknya. Nah salah satu cara buat ngindarin itu adalah dengan mematuhi peraturan lalu lintas pastinya. Tapi seberapa jauh kita tahu tentang peraturan lalu lintas yang perlu kita patuhi itu?

Beberapa waktu yang lalu gw interview ama salah satu pejabat polisi di sini (kebetulan gw kerja di radio) dengan topik peraturan lalu lintas. Banyak banget ternyata aturan2 yang gw sendiri ternyata baru tahu. Dan point yang lumayan penting menurut gw dari hasil interview adalah :
“STNK yang terlambat pajaknya TIDAK BISA DITILANG.” Bahkan sebuah kendaraan bermotor yang belum dibayarkan pajaknya sampai 2 tahun pun tetap tidak bisa ditilang. Kecuali sudah terlalu lama (4-5 tahun), baru polisi berhak ,menilang/ melakukan penahanan. (banyak yang ketipu kan dengan tilang kalo STNK telat)

Sedangkan perihal SIM, yang gw tahu kalo kita ketangkep polisi dan ga bisa nunjukin SIM maka kita akan kena tilang dengan penahanan STNK. Nah peraturan sebenarnya, jika kita tidak bisa menunjukkan SIM maka yang ditahan bukan STNK tapi kendaraannya. (kalo yang ini banyak yang dimudahkan ama polisi kayanya kalo ga bawa SIM)

Ya gitu dulu gan, semoga membantu. Dan bila ada kesalahan dengan aturan lalu lintas yang saya tulis (bukan dari gw tapi sumbernya), mohon memberi koreksi dengan mencantumkan sumber.

PS : sumber gw adalah bukti siar hasil interview.

Oya tambahan lagi. Penahanan kendaraan selain karena ga bawa SIM juga bisa dilakukan jika pengemudi tidak bisa menunjukkan bukti pemilikan kendaraan (STNK/BPKB), atau pengemudi dicurigai terlibat kasus kriminal, atau kendaraan ybs diduga berhubungan dengan suatu tindakan kriminal (hasil curanmor, tabrak lari, dsb). Jadi ga ada cerita, “wah STNKnya uda habis mas, motornya ditahan ya..”

satu lagi sumber..

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk melakukan penggantian STNK adalah:
1. Kendaraan itu sendiri (harus dibawa karena dilakukan identifikasi fisik)
2. Bukti kepemilikan atau yang disingkat dengan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
3. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Asli
4. Bea Pajak kendaraan Bermotor (bukti pembayaran pajak tiap tahun)
5. Jati diri pemilik kendaraan sesuai dengan BPKB

Setelah dipenuhi, baru proses penggantian ini bisa dilakukan. Berikut adalah tahapan yang saya ikuti tadi pagi.
1. Identifikasi Fisik Kendaraan. Dilakukan dengan mengecek secara fisik kendaraan yang akan diperpanjang suratnya. Pendaftaran dilakukan di loket Identifikasi Fisik. Pengecekan dilakukan oleh petugasnya (tadi berbaju orange), kemudian kita diminta bayar seridonya (atas jasa gesek kali ya). Tadi sih saya kasih 3 ribu rupiah, dan dia terima.
2. Pendaftaran perpanjangan. Setelah melakukan uji cek fisik, semua formulir kita bawa ke loket pendaftaran. Perlu diketahui, ada 2 loket pendaftaran perpanjangan, yaitu perpanjangan 1 tahun dan perpanjangan 5 tahun (ganti STNK). Pendaftaran dilakukan di loket yang kedua. Jangan lupa minta resi penerimaan berkas, kemudian menanti panggilan untuk melakukan pembayaran.
3. Pembayaran dilakukan di loket. Biasanya dipanggil satu persatu. Setelah melakukan pembayaran kemudian menanti panggilan untuk mengambil STNK baru yang sudah jadi. (loket pengambilan terpisah, antara Ganti STNK, Ganti Pemilik, dan perpanjangan pajak tahunan biasa).
4. Mengambil STNK yang sudah jadi di loket. STNK saja selesai hari itu, tapi untuk nomor kendaraan baru bisa diambil 2 atau 3 hari kemudian.

gimana mau cek fisik klo kendaraannya aja disita…

yang pasti ini KETIPU terbesar saya dan paling MEMALUKAN dalam sejarah pertilangan..

semoga si oknum polisi yang katanya pengayom masyarakat(kok malah menipu masyarakat) dapat ganjaran setimpal…amin

  1. tapi pada dasarnya polisi ya tetep menang kalo debat, percuma gan kalo tau pertilangan juga.. lha kalo debat suruh njelasin dikantor aja nanti..! atau ya udah mana kuncinya!motor anda kami bawa..!
    yah mendinga damai aja.. sambil nyumpahin “bangsat, bajingan hidupmu gak bakal senang, mati tersedak atau mati mengenaskan makan uang penipuan..jancok!” gitu aja beres.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: