Pentingnya sebuah ketegasan

Pada suatu hari di tengah keramaian stasiun, seorang anak sedang menunggu kereta untuk membawanya pulang ke rumah, anak tersebut merupakan satu dari sekian banyak orang yang menunggu kereta itu. Ketika kereta datang, anak itu bersama para penumpang pun berebut naik untuk mencari tempat duduk kosong. Si anak berhasil naik pertama dan mulai matanya bergerak mencari sekiranya ada tempat duduk yang kosong. Di kereta tersebut ternyata masih banyak tempat duduk yang kosong, sang anak mulai memilih tempat duduk yang sekiranya nyaman untuk diduduki, matanya melihat dan menilai satu tempat duduk ke tempat duduk lain. Ketika matanya telah dapat menemukan tempat duduk yang dicarinya, anak tersebut berlari untuk mendapatkan tempat duduk tersebut. Tetapi apa mau dikata, ketika tinggal 1 langkah lagi dari tempat duduk tersebut, seorang ibu telah mendudukinya, seketika itu juga sang anak kembali ke melihat kiri kanan, tetapi tempat duduk tampaknya telah penuh diisi para penumpang yang lain.

Apa yang bisa kita nilai dari secuil kisah diatas?. Merupakan sebuah fitrahn manusia untuk mencari yang terbaik untuk dirinya, hal itu merupakan hal yang manusiawi. Tetapi adakalanya jika kita diberi banyak pilihan, membuat seorang manusia terbuai, sehingga menilai pilihan tersebut untung dan ruginya. Tetapi ketika kita hendak memilih, pilihan tersebut sering kali telah hilang. Hal ini banyak dialami oleh orang-orang kebanyakan. Proses memilih memilah pilihan ini biasanya banyak sekali menghabiskan energi, waktu pun terbuang tanpa terasa. Fenomena ini banyak terjadi di masyarakat, misalnya ketika hendak membeli hp atau barang-barang yang lainnya. Hal ini pun sering saya alami. 

Ketika saya mengikuti kuliah etika profesi oleh pak Budiono, saya diingatkan tentang pentingnya ketegasan. Bagaimana cara melatih sikap tegas tersebut, menurut pak Budi untuk melatihnya, ketika kita diberi suatu banyak pilihan, maka kita harus menilai dengan cepat setiap pilihan tersebut dengan cepat, dan segera tentukan pilihan. Untuk benar atau salahnya urusan belakangan, karena kita hanya melatih sikap tegas. Lalu jika sudah terbiasa, maka kita segera meningkatkan ke tegas dan penuh perhitungan. Sikap tegas ini penting agar terjadi efisiensi, baik dalam waktu maupun hal lainnya. Maka ketika Jusuf Kalla slogannya lebih cepat lebih baik, saya sangat setuju. Karena bangsa ini membutuhkan suatu pemimpin yang bisa mengangkat bangsa ini dengan cepat dan lebih baik. Semoga Bapak SBY bisa mengangkat bangsa ini dari keterpurukan dengan cepat dan baik. amin.

    • utie
    • August 14th, 2011

    nice post.
    skrg2 kerjaan gw jd bacain blog2 org T_T

    emang bener ya berarti, kerjain apa yg di depan mata, ambil yg ada di depan mata, jgn kbanyakan mikir milih2, nanti malah ga dapet. masalah untung rugi itu masalah nanti toh kamu hanya bisa memprediksi (bisa sejalan dgn prediksi ataupun dpt kendala berbalik diluar prediksi) krn km bukan Tuhan. Masalah resiko pun itu masalah nanti justru bikin kamu bakal byk belajar, lbh kuat, dan bikin bisa melatih kemampuan ketepatan dalam kecepatan memilih.
    ah suka bgt ini post, berasa digampar diingetin.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: